MASIH AKU DALAM GELAP
MALAS KAKI KU LANKAH, KEMANA !
KERASBATU INI KERAS SEKALI
BELUM BISA KU TEMBUS BATANGJARUM
BANTULAH AKU YA TOLONGLAH
BATANGJARUM KU PATAH
MASIH AKU DALAM GELAP
SENDIRI DAN GUNDAH, ENTAH !
PIKIR HILANG LENYAP, SUDAH !
MAMPUKAH ATAU PASRAH ?
WAKTU KAPAN AKAN TIBA ?
MASIH AKU DALAM GELAP
BANTULAH AKU YA TOLONGLAH
TUNJUKAN SINAR MU TOLONGLAH
TEGAPLAH KAKI KU MELANKAH
MENCARI DIRI KEMANA, ENTAH !
POHONPUTIH, KU BERSANDAR
POHONPUTIH, KU BERPASRAH
POHONPUTIH, YA TOLONGLAH
GELAP INI HAPUSLAH
TAK INGIN KU LARUT GELISAH
MASIH AKU DALAM GELAP
Hitam Dalam Gelap
Senin, 07 April 2014
Senin, 16 September 2013
HILANG DALAM TENANG
Tenang dalam Dalam
Panjang Tali panjang ZAMAN
Hilang dalam Dalam
Terkenang saat LAMUNAN
Tersenyum Dalam KENANGAN
Gelisah dalam TANGISAN
KEMBALI tak terelakan
Ilmu kita, milikNya kuasaNya.
HILANG DALAM TENANG
Selasa, 04 Juni 2013
Konyol dan tidak masuk di nalar
Aku mencintaimu entah sejak kapan setelah kita lama berkenalan.
Aku sangat inginkan kamu menjadi satu bagian dari tanggungjawabku.
Di hadapan Siapa dan Apapun itu.
Aku merasa sangat bahagia saat kita berbincang tentang hal hal konyol dan tidak masuk di nalar.
rasayanganeh?
Yang perlu kamu tahu, rasa cinta ini masih ada selalu !
Dan aku percaya kemunkinan itu ada, entah kapannanti ?
Aku masi disini selalu,...
Aku sangat inginkan kamu menjadi satu bagian dari tanggungjawabku.
Di hadapan Siapa dan Apapun itu.
Aku merasa sangat bahagia saat kita berbincang tentang hal hal konyol dan tidak masuk di nalar.
rasayanganeh?
Yang perlu kamu tahu, rasa cinta ini masih ada selalu !
Dan aku percaya kemunkinan itu ada, entah kapannanti ?
Aku masi disini selalu,...
Rabu, 29 Mei 2013
Debu Hati
Rasanya aku ingin lari sejauh semampu kakiku
Sampai nafasku terengah
Hingga tak terlihat satu pun manusia di belakangku
Karena aku sudah bosan dengan kebohongan
Dan debu debu mulai beterbangan kemana
menempel di kaca kaca
di dinding dinding dan munkin
di sela sela jendela
menkotori hati hati yang sedang tumbuh
dan belum mengerti tentang luasnya dunia
Sampai nafasku terengah
Hingga tak terlihat satu pun manusia di belakangku
Karena aku sudah bosan dengan kebohongan
Dan debu debu mulai beterbangan kemana
menempel di kaca kaca
di dinding dinding dan munkin
di sela sela jendela
menkotori hati hati yang sedang tumbuh
dan belum mengerti tentang luasnya dunia
Langganan:
Postingan (Atom)